Blog | Karir | Hubungi kami
| Tersedianya: | |
|---|---|
Deskripsi:
Alat Pengukur Hujan Tipping Bucket BGT-601SS adalah instrumen cuaca tahan lama untuk memantau laju hujan dan total curah hujan. Alat ini telah diperbarui dan ditingkatkan dengan penambahan corong bagian dalam untuk meratakan aliran curah hujan ke dalam alat pengukur, sehingga memberikan akurasi yang lebih baik pada tingkat curah hujan yang lebih tinggi. Dengan perawatan minimal, ini akan memberikan layanan bertahun-tahun. Alat pengukur hujan dibuat dari plastik/baja tahan karat yang dilindungi UV untuk memberikan pemantauan curah hujan tipping bucket yang andal dan berbiaya rendah. Mekanisme sensor tipping bucket mengaktifkan saklar buluh tertutup yang menghasilkan penutupan kontak untuk setiap curah hujan 0,2 mm atau 0,5 mm. Sensor pengukur hujan dapat dipasang di tiang atau dibaut ke pelat datar.
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Resolusi | 0,2 mm |
| Ketepatan | ±≤ 2% (≤1mm/menit); ±≤ 3% (≤4mm/menit) |
| Rentang Pengukuran | 0~4mm/menit (Dapat diterapkan hingga 8mm/menit) |
| Bahan Ember | Baja Tahan Karat |
| Bahan Dasar | Baja Tahan Karat 304 yang Dipoles |
| Diameter Dalam | 200mm / 8 inci (±0,3%) |
| Sudut Tajam Ujung Tajam | 40~45° |
| Lingkungan Kerja | -10~50℃, 0%~95% RH (Non-kondensasi) |
| Catu Daya | Pulsa: Maks DC24V, 100mA; RS485 (Opsional): DC 7-24V |
| Keluaran | Sakelar buluh: 5 pulsa/mm (Maks DC24V, 100mA); RS485 (Opsional) |
Float + Siphon: Air hujan terkumpul di ruang dalam, menaikkan pelampung yang menggerakkan pena untuk menggambar kurva pada bagan drum yang berputar. Ketika ketinggian air mencapai ketinggian yang ditentukan (misalnya 10 mm), tabung siphon secara otomatis menguras ruangan, mengatur ulang pelampung. Pena turun secara vertikal, menandai dimulainya siklus baru.
Perekaman berkelanjutan: Menghasilkan kurva intensitas curah hujan vs. waktu di atas kertas atau perekam digital.
Presisi tinggi: Cocok untuk mengukur curah hujan ringan (misalnya kabut, gerimis) dengan resolusi hingga 0,1 mm.
Data berkelanjutan: Secara langsung mencatat tren curah hujan, memungkinkan analisis variasi intensitas.
Mengurangi gangguan: Desain tertutup meminimalkan efek penguapan dan angin.
Perawatan lebih tinggi: Memerlukan penggantian kertas grafik secara teratur dan pembersihan tabung siphon untuk mencegah penyumbatan.
Kompleksitas mekanis: Kegagalan siphon atau malfungsi mekanisme jam dapat menyebabkan hilangnya data.
Kurang cocok untuk curah hujan ekstrem: Badai besar dapat menyebabkan aliran air yang cepat, sehingga mengurangi akurasi perekaman.
Stasiun pengamatan meteorologi dasar (misalnya stasiun tradisional yang direkomendasikan WMO).
Penelitian ilmiah (misalnya analisis proses curah hujan, studi iklim).
Stasiun tanpa pengawasan memerlukan catatan stabil jangka panjang.
Rincian lebih lanjut, silakan hubungi kami!